**Membanggakan: Program Tahfidz dengan Metode Yanbu’a di LPI Al Azhaar Tulungagung**

**Membanggakan: Program Tahfidz dengan Metode Yanbu’a di LPI Al Azhaar Tulungagung**

**Suksesnya Metode Yanbu’a dalam Program Tahfidz di LPI Al Azhaar Tulungagung**

 

Metode Yanbu’a telah membawa kesuksesan dalam program tahfidz di LPI Al Azhaar Tulungagung. Menurut Ketua Yanbu’a Tulungagung, Kyai Abdullah Hadlirin, pemilihan metode ini didasarkan pada pentingnya bersanad ilmu Al Qur’an dengan Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Kyai Hadlirin menekankan bahwa metode ini sangat cocok untuk para murid di sekolah formal karena mudah dan cepat membantu mereka dalam membaca Al Qur’an.

 

Pada acara wisuda Metode Yanbu’a, terlihat wajah sumringah dan penuh semangat para murid. Sebanyak 50 murid berhasil menyelesaikan khotam Yanbu’a dan diwisuda, sementara 166 murid lainnya ikut dalam program tahfidz. Program ini disesuaikan dengan jenjang sekolah masing-masing, sehingga ada yang mencapai hafalan juz ke-30.

 

Menurut ketua Lajnah Al Qur’an LPI Al Azhaar, Kyai Mahfudz, program tahfidz di Al Azhaar Tulungagung sangat diminati oleh orang tua murid, yang kompak mendukung putra-putrinya menjadi seorang hafidz. Direktur LPI, KH Imam Mawardi Ridlwan, menegaskan bahwa Al Qur’an merupakan program utama di semua jenjang, dan para wali murid menyambut program tahfidz dengan harapan memiliki generasi Qur’ani yang memiliki akhlakul karimah dan berprestasi akademik.

 

Dalam acara tersebut, ulama dari Universitas Al Azhar Mesir, Syaikh Fauzi Saed Muhammady Haekal, memberikan tausiah dengan tema “Mewujudkan Generasi Robbani”. Kehadiran tokoh internasional tersebut memberi inspirasi dan semangat bagi seluruh peserta untuk terus menguatkan ikatan dengan Al Qur’an dan memperjuangkan pendidikan yang berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *