Dalam suasana penuh suka cita, Pesantren Al Azhaar Tulungagung menggelar Maulid Agung yang luar biasa. Ribuan jamaah berkumpul dalam kebahagiaan untuk merayakan hari yang bersejarah ini. Panggung acara dipenuhi dengan berbagai tamu undangan yang terhormat.
Di atas panggung tersebut, kita melihat kehadiran wakil gubernur Jawa Timur, serta Prof. Dr. Said Agil Husin Al Munawar, seorang Menteri Agama RI yang menjabat pada tahun 2001 hingga 2004. KH. Muhammad Hasan Djauhary, seorang Munsyid Abuya Sayyid Abbas Alawi Al Maliki Al Hasani Mekkah, juga turut hadir dalam momen bersejarah ini. Tak ketinggalan, Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani serta Bupati Heru Suseno, bersama jajaran Forpinda, hadir dengan semangat yang membara.
Acara ini juga menjadi momentum penting bagi tokoh-tokoh agama dan sosial di Jawa Timur. Ketua PPDI Jawa Timur, H. Sutoyo Muslih, bersama Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, serta Habib Idrus, Habib Husain Al Muhdar, KH. Baidlowi, KH. Gus Jalal, KH. Abdul Kholiq (Mbah Dul), KH. Gus Robert, KH. Gus Thoha, KH. Gus Sholihin, KH. Gus Mad, KH. Makmun, KH. Choirul Amin, KH. Saerozi, KH. Abdur Rosyid, Kyai Syamsudin, KH. Salim, Gus Fauzi Ngronggot, Gus Junaidi, serta para bu nyai, turut meramaikan acara ini dengan kehadiran mereka yang mendalam.
Tidak ketinggalan, seluruh komite, wali murid, murid, dan dewan guru Al Azhaar ikut serta merayakan kegembiraan ini. Momen ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga sebuah kesempatan untuk bersatu dalam semangat kebersamaan, cinta kepada Allah, dan cinta kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wasallam.
Pesantren Al Azhaar Tulungagung telah menciptakan momen bersejarah yang menggambarkan persatuan dan kecintaan kepada agama dan ajaran Islam. Semangat Maulid Agung ini bukan hanya menciptakan kegembiraan di hati jamaah yang hadir, tetapi juga menyebarkan pesan perdamaian dan persaudaraan dalam masyarakat.
Semoga semangat kebersamaan ini terus menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, yang mengikuti jejak Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wasallam dalam berbuat kebaikan dan berakhlak mulia. Maulid Agung Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wasallam tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi sebuah perjalanan rohani yang terus kita nikmati dan hayati.





